a.
Floppy Drive
Sebuah floppy disk drive (FDD), membaca dan menulis
informasi secara magnetis ke dalam floppy diskettes (disket floppy). Disket
floppy, diperkenalkan pada 1987, adalah salah satu bentuk media penyimpanan
yang dapat dipindah. Disket floppy 3.5” yang saat ini digunakan memiliki
cangkang luar plastik keras yang melindungi disket tipis, dan lentur di
dalamnya. Bagian utama disket floppy tertentu meliputi case pelindung floppy,
disket magnetik lentur tipis, sebuah pintu geser, dan pegas pintu geser.
FDD di-mount di dalam unit sistem dan hanya dilepas untuk
perbaikan ataupun upgrade. Disket floppy dapat dikeluarkan di akhir sesi kerja
komputer. Kekurangan utama disket floppy adalah kemampuanya untuk menyimpan
hanya informasi sebesar 1.44 MB. Namun, untuk file yang berisi banyak grafis,
kapasitas disket floppy mungkin tidak akan cukup. Kebanyakan PC masih memiliki
sebuah foppy drive.
b.
Hard drive
Bagian ini berisi gambaran atas komponen, operasi,
interface, dan spesifikasi hard drive. Hard disk drive (HDD) adalah media
penyimpanan utama pada komputer. Sebuah HDD, seperti pada Gambar, menggunakan
banyak karakteristik fisik dan operasi yang sama dengan floppy disk drive. HDD
memiliki desain yang lebih kompleks dan dapat melakukan kecepatan akses yang
lebih tinggi. HDD memiliki kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar daripada
floppy dalam hubungannya dengan daya simpan penyimpanan jangka-panjang. Ia
menyimpan program dan file, begitu juga denga sistem operasi.
HDD terdiri dari piringan (platter) kaca aluminium. Piringan kaca tak lentur ini disebut juga
sebagai disk (cakram).
Ketidaklenturannya tersebut menjadikannya disebut sebagai hard disk drive
(drive cakram keras). Hard drive tidak untuk dipindahkan. Ini adalah sebab
mengapa IBM menyebut hard drive sebagai fixed disk drives (drive cakram tetap).
Pendeknya, hard disk drive adalah peranti penyimpanan cakram bervolume-tinggi
dengan media yang tetap, high density (kepadatan tinggi), dan keras.
Gambar
memperlihatkan komponen yang digunakan oleh semua hard disk drive:
- Piringan
cakram
- Head
(kepala/bungkul) baca/tulis (read/write head)
- Head
penempatan penggerak
- Motor
kumparan
- Papan
logika/sirkuit
- Bezel/faceplate
(muka cakram)
- Jumper
konfigurasi
- Konektor
interface
Piringan
cakram, seperti tampak pada Gambar diatas, adalah media dimana data disimpan di dalam hard disk
drive. Suatu hard
disk drive memiliki dua hingga sepuluh piringan. Umumnya memiliki
diameter 2 ½ “ atau 3 ½ “ dan buat dari material aluminium atau campuran
kaca-keramik. Piringan tersebut dilapisi dengan media film-tipis yang sensitif
terhadap magnet. Piringan tersebut bersisi-ganda, dengan media sensitif
magnetik pada tiap sisinya. Piringan tersebut disusun dengan jarak antara
mereka pada sebuah poros/pusat (hub)
yang menahannya pada tempatnya, terpisah satu sama lain. Poros itu juga disebut
sebagai kumparan (spindle).
Piringan cakram membutuhkan head baca/tulis pada tiap
sisinya. Head baca/tulis digunakan untuk mengakses media. Head tersebut
bertumpuk-tumpuk, atau bergerombol/berkelomok, pada sebuah pengangkut yang
disebut rak. Karena ter-mount/terpasang menjadi satu, mereka bergerak bersamaan
pada piringan dengan rak. Head tersebut terhubung dengan rak melalui lengan.
Lengan tersebut terbentang dari penempat gerakan head. Head itu sendiri adalah
peranti berbentuk U atau V dengan materi/bahan konduktif elektris yang dibelit
dengan kable. Kabel tersebut membuat head tersebut sensitif atas media magnetik
pada piringan.
Head baca/tulis pada floppy drive secara langsung
menyentuh permukaan media. Sementara pada hard drive mengapung pada jarak kecil
di atas permukaan. Ini disebabkan karena piringan memiliki kekhasan dalam
putaran yang sangat tinggi seperti 4,500 – 10,000 putaran per menit (rpm – revolution per minute), yang
menyebabkan timbulnya tekanan udara antara piringan dan head baca/tulis. Poros
pusat, atau kumparan, dudukan piringan diputar oleh sebuah motor kumparan.
Tidak ada sabuk atau roda gigi digunakan sebagai penghubung dengan kumparan
piringan hard disk. Sabuk dan roda gigi yang ditambahkan akan meningkatkan
harganya dan dianggap bising. Hal tersebut menimbulkan pendapat mengenai
tingkat keandalannya.


No comments:
Post a Comment
Beri komentar bermanfaat
#Terimakasih